BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 03 Juni 2013

Toefl



1. Subject and Verb
Kita semua tahu bahwa dalam sebuah kalimat bahasa Inggris, harus ada minimal sebuah Subject dan sebuah Verb.
Problem yang biasanya muncul sehubungan dengan Subject dan Verb adalah:
  1. Subject atau Verbnya tidak ada.
  2. Subject dan Verbnya tidak ada, atau
  3. Extra Subject and Extra Verb.
Contoh 1:

....................was ringing continuously for hours.
(A) Loudly
(B) In the morning
(C) The phone
(D) The bells

Analisa:
Kalimat di atas memiliki Verb yaitu was ringing, tapi tidak memiliki Subject.
Dari pilihan jawaban; (A) Loudly dan (B) In the morning salah karena keduanya adalah adverb. Jawaban (D) The bells juga salah karena bells adalah plural dan tidak sesuai dengan was ringing yang berbentuk singular verb. Jawaban terbaik adalah (C) The phone karena phone singular verb dan sesuai dengan singular verb was ringing.

Contoh 2:

Newspapers _______ every morning and every evening.
(A) delivery
(B) are delivered
(C) on time
(D) regularly

Analisa:
Kalimat diatas memiliki Subject yaitu Newspapers, tapi tidak memiliki Verb.
Jawaban (A) delivery, (C) on time dan (D) regularly adalah salah karena mereka bukan subject. Jawaban (B) are delivered benar karena mereka adalah verb.
Contoh 3:
The plane __________ landing at the airport in five minutes.
(A) it is
(B) it really is
(C) is descending
(D) will be

Analisa:
Kalimat diatas memiliki Subject The plane dan kata kerja landing. Tapi kata kerja landing belum lengkap (not complete verb) dan harus memiliki tobe is untuk menjadikan kata kerja itu kata kerja yang lengkap (complete verb).
Jawaban (A) it is dan (B) it really is salah karena akan ada double Subject it dan plane. Jawaban (C) is descending salah karena ada double subject descending dan landing.
Jawaban terbaik adalah (D) will be karena kalau will be di gabungkan dengan landing akan menjadi complete verb.
EXERCISE 1:
Find the subjects and the verbs in each of the following sentences. Then indicate if the sentences are correct (C) or incorrect ( I ).
1. My best friend always helpful with problems. ( I )
Analisa:
· Subject dari kalimat ini adalah My best friend, tapi tidak memiliki Verb is.
· Kalimat yang benar seharusnya My best friend is always helpful and with problems.
2. The bus schedule has changed since last week. (C)
Analisa:
Kalimat diatas sudah memiliki Subject The bus dan juga memiliki Verb has changed
3. Accidentally dropped the glass on the floor. ( I )
Analisa:
· Kalimat diatas tidak memiliki Subject, tapi memiliki verbs dropped.
· Kalimat yang benar seharusnya adalah Accidentally she or he dropped the glass on the floor.
4. The customer paying the clerk for the clothes. (I)
Analisa:
Kalimat diatas sudah memiliki Subject the customer dan part of verb paying. Kalimat diatas membutuhkan tobe untuk menjadikannya complete verb.
Kalimat yang benar seharusnya adalah The customer is paying the clerk for the clothes.
5. The professor handed the syllabus to the students. (C)
Analisa:
Kalimat diatas sudah memiliki Subject professor dan Verb handed.

2. An Object of a Preposition
An object of a preposition adalah noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) yang terletak setelah preposition (kata depan), seperti in, at, of to, by, behind, dan on yang befungsi membentuk sebuah prepositional phrase.
Contoh:
The trip (to the island) (on Saturday) will last (for three hours).
Kalimat diatas berisi tiga buah object of preposition; Island sebagai object of preposition dari to; Saturday sebagai object of preposition dari on dan three hours sebagai object of preposition dari for.
Pada Structure Section TOEFL Test, object of preposition bisa membingungkan karena banyak yang menduga bahwa object of preposition adalah subject dari kalimat tersebut.

Contoh:
To Mike ____ was a big surprise.
(A) really
(B) the party
(C) funny
(D) when

Analisa:
Dari kalimat diatas, harus dipahami bahwa Mike (noun) bukalah Subject tapi object of preposition dari To.
Subject dari kalimat diatas tidak ada, sedangkan Verbnya adalah was.
Karena yang dibutuhkan adalah Subject, maka jawaban terbaik adalah (B), the party. Sedangkan (A), (C), dan (D) salah karena mereka bukanlah Subject.

Harus dingat bahwa:
Preposition diikuti oleh noun atau pronoun yang kemudian disebut object of preposition.
Jika sebuah kata adalah object of preposition, maka kata tersebut bukanlah sebuah Subject.
Exercise 2:

1. The name of the baby in the crib is Jack. (C)

Analisa:
The Crib bukanlah subjedct, tapi hanyalah Object of Preposition dari in.
Sedangkan Subjectnya adalah name dan Vernya adalah is.
2. By the next meeting of the class need to turn in the papers.( I)

Analisa:
the class bukanlah Subject, tapi hanya object of preposition dari of.
Kalimat diatas tidak memiliki Subject, tapi memiliki verb yaitu need to turn.
Kalimat yang benar seharusnya By the next meeting of the class they need to turn in the paper.
3. The directions to the exercise on page 20 unclear.

Analisa:
page 20 bukanlah subject, tapi hanya object of preposition dari on.
Kalimat diatas memiliki Subject yaitu the directions, tapi tidak memiliki Verb.
Adapun kalimat yang benar adalah The directions to the exercise on page 20 are unclear.
4. Because of the heavy rain throughout the night, the walkways are muddy.

Analisa:
Subjectnya adalah the walkways dan Verbnya adalah Are. Jadi kalimatnya sudah benar.
The heavy rain throughout the night hanyalah object of preposition dari because of.
5. During the week eat lunch in the school cafeteria.

Analisa::
the week bukanlah Subject, tapi hanya object of preposition dari during.
Kalimat diatas tidak memiliki Subject, tapi memiliki Verb yaitu eat.
Kalimat yang benar mungkin During the week, they eat lunch in the school canteen.

Choose the letter of the word or group of words that best completes the sentence.
1. Mark Twain _____ the years after the Civil War the “Gilded Age.”
(A) called
(B) calling
(C) he called
(D) his calls

Analisa:
Kalimat diatas sudah memiliki Subject yaitu Mark Twain, tapi belum memiliki verb.
Jawaban terbaik adalah (A) called karena kalimtanya berbetuk simple past.
2. Early ____ toes instead of hooves on their feet.
(A) horses
(B) had horses
(C) horses had
(D) horses having

Analisa:
Kalimat diatas belum memiliki Subject dan juga Verb.
Jawaban terbaik adalah (C) karena horses Subject dan had verb. Kalimat juga berbentuk simple past, jadi jawaban (C) adalah terbaik.
3. ______ grow close to the ground in the short Arctic summer.
(A) Above tundra plants
(B) Tundra plants
(C) Tundra plants are found
(D) For tundra plants

Analisa:
Kalimat diatas belum memiliki Subject tapi sudah memiliki Verb yaitu grow.
Jawaban terbaik adalah (B) tundra plants karena tundra plants adalah subject.
4. In 1867, ____ Alaska from the Russians for $7.2 million.
(A) purchased the United States
(B) to purchase the United States
(C) the United States’ purchase of
(D) the United States purchased

Analisa:
Kalimat diatas belum memiliki Subject dan Verb.
Jawaban terbaik adalah (D) karena the united states adalah subject dan purchased adalah verb.
5. Between 1725 and 1750, New England witnessed an increase in the specialization of _____.
(A) occupations
(B) occupies
(C) they occupied
(D) it occupied them

Analisa:
Kalimat diatas sudah memiliki subject yaitu New England dan verb yaitu witnessed.
Jawaban terbaik adalah (A) occupations karena setelah of harus noun.

3. Present Participle
Present Participle adalah Verb + ing.
Contohnya: studying, driving, cooking
Penggunaan Present participle pada Structure section TOEFL test seringkali membingungkan karena fungsingya yang bisa sebagai part of a verb (bagian dari kata kerja) atau adjective (kata sifat).
1. Sebagai bagian dari kata kerja (Part of a verb)
Present participle (verb+ing) akan berfungsi sebagai part of a verb jika digunakan bersamaan dengan tobe (am, is, are, was, and were).
Contoh:
The train is arriving at the station now.
The students are talking in the classroom.
Analisa:
arriving adalah part of a verb karena ditemani oleh is (to be).
talking adalah part of a verb karena ditemani oleh are (to be)
2. Sebagai adjective (Kata Sifat)
Present participle (Verb + Ing) berfungsi sebagai adjective apabila tidak ditemani oleh to be (am, is, are, was and were).
Contoh:
The train arriving at the station now is an hour late.
The students talking in the class look very happy.
Analisa:
arriving is adjective karena tidak ditemani oleh be. Sedangkan, Subject kalimat diatas adalah train dan verbnya adalah is.
talking adalah adjective karena tidak ditemani oleh be. Subject dari kalimat diatas adalah students dan verbnya adalah look.

Lihat contoh dibawah ini.

The film ____ appearing at the local theater is my favorite.

(A) now
(B) is
(C) it
(D) was

Analisa:
appearing bukanlah part of a verb tapi adjective.
Subject nya adalah film dan verbnya adalah is.
Jawaban (B), (C) atau (D) salah karena kalimat diatas sudah memiliki verb.
Jawaban terbaik adalah (A) now.
EXERCISE 3:

Look at the following sentences and Check if they are correct (C) or incorrect (I).
1. The crying baby needs to be picked up. (C)
ADJ.
Analisa:
Kalimat diatas sudah benar karena crying berfungsi sebagai adjective.
Subject dari kalimat diatas adalah baby, sedangkan verb nya adalah needs to be picked up
2. The clothes are lying the floor should go into the washing machine. (I)
VERB
Analisa:
kalimat diatas salah karena are lying seharusnya lying dan berfungsi sebagai adjective bukan bagian dari kata kerja (part of a verb)..
Sedangkan kalimat yang benar adalah The clothes lying the floor should go into the washing machine.
3. The waitress bringing the steaming soup to the waiting diners. (I)
Analisa:
Kalimat diatas salah karena bringing seharusnya is bringing dan berfungsi sebagai part of a verb bukan adjective.
Kalimat yang benar seharusnya adalah The waitress is bringing the steaming soup to the waiting diners.

4. Past participle
Past participle adalah Verb III dari kata kerja.
Contoh: taught, studied, left, cooked
Penggunaan Past Participle pada Structure Questions seringkali membingungkan karena neniliki dua fungsi, yaitu part of a verb (bagian dari kata kerja) dan adjective (kata sifat).
1. Sebagai part of a verb
Past participle akan berfungsi sebagai part of a verb (bagian dari kata kerja) apabila ditemani oleh have, has, had and be (am, is, are, was, were).
Contoh:
The mailman has left a letter in the mailbox. (Left is part of a verb)
The classes were taught by Professor Smith. (Taught is part of a verb)
Analisa:
Pada kalimat pertama, left adalah bagian dari kata kerja karena ditemani oleh has.
Pada kalimat kedua, taught adalah bagian kari kata kerja karena ditemani oleh be (were)
2. Sebagai adjective
Past Participle berfungsi sebagai kata sifat (adjective) apabila tidak ditemani dengan have, has, had atau be (am, is, are, dan were).
Contoh:
The letter left in the mailbox was for me. (Left is ADJECTIVE)
The classes taught by Professor Smith were very interesting. (Taught is ADJECTIVE)
Analisa:
left adalah adjective karena tidak ditemani oleh has/have or to be. Sedangkan Subject dari kalimat pertama adalah The letter dan Verb nya adalah was.
taught adalah adjective karena tidak ditemani oleh has/have atau to be. Sedangkan Subject dan verb dari kalimat kedua adalah The classes dan were.
Contoh dibawah ini menunjukan bagaimana past participle bisa membingungkan.
The bread _____ baked this morning smelled delicious.
(A) has
(B) was
(C) it
(D) just
Analisa:
baked bukanlan part of a verb, tapi adjective. Verb dari kalimat diatas adalah smelled dan Subject nya adalah The bread.
Jawaban (A) dan (B) salah karena baked adjective dan tidak membutuhkan helping verb.
Jawaban (C) salah karena kalimat diatas sudah memiliki Subject.
Jawaban terbaik adalah just.
EXERCISE 4: Each of the following sentences contains one or more past participles. Circle the past participles, and label them as adjectives or verbs. Then indicate if the sentences are correct (C) or incorrect (I).
1. The food is served in this restaurant is delicious. (Incorrect)
Analisa:
is served harusnya served saja karena berfungsi sebagai adjective.
Sedangkan Subject nya adalah The food dan Verb nya adalah IS.
Kalimat yang benar adalah The food served in this restaurant is delicious.
2. The plane landed on the deserted runway. (Correct)
Analisa:
Subject is The place and Verb is landed
Deserted adalah adjective
3. The unexpected guests arrived just at dinnertime. (Correct)

Analisa:
unexpected adalah adjective.
Subject nya adalah guests dan Verb nya arrived.
4. The courses are listed in the catalogue are required courses. (Incorrect)
Analisa:
are listed seharusnya hanya listed dan berfungsi sebagai adjective bukan part of a verb.
Subject nya adalah courses dan verbnya are required.
5. The teacher found the lost exam. (Correct)
Analisa:
lost adalah adjective.
Subject nya adalah teacher sedangkan verbnya adalah found.

5. Coordinate Connector
Yang dimaksud dengan Coordinate Connector adalah AND, BUT, OR, or SO.
Banyak kalimat dalam Bahasa Inggris yang terdiri dari dua klausa ( Klausa adalah kelompok kata yang paling sedikit terdiri dari satu Subject dan satu Verb (Predikat).
Ketika ada dua kalimat dalam Bahasa Inggris, kita harus menggabungkannya dengan benar. Saalahs atu cara untuk menggabungkan dua buah kalusa adalah dengan menggunakan AND, BUT, OR, or SO.
Contoh:
The sun was shining and the sky was blue.
The sky was blue, but it was very cold.
It may rain tonight, or it may be clear.
It was raining outside, so I took my umbrella.
Analisa:
Keempat kalimat diatas terdiri dari dua klausa dan semuanya di hubungkan dengan sebuah Coordinate Coonector dan sebuah Comma.
Contoh berikut ini akan menunjukan bagaimana Coordinate Connector di Tes di Structure Questions pada TOEFL Test.
Contoh:
I forgot my coat, ____ I got very cold.
(A) then
(B) so
(C) later
(D) as a result

Analisa:
Kalimat diatas memiliki dua buah klausa: I forgot my coat dan I got very cold. Untuk menghubungkannya, kita harus menggunakan sebuah Coonector. Kata Then (A), later (C), dan as a result (D) bukanlah Connector. Jadi jawaban terbaik adalah (B) karena so bisa menghubungkan kedua klausa tersebut dengan benar.

EXERCISE 5:
Exercise 5 dibawah ini fokus pada permasalahan Coordinate Connector. Baca kalimatnya dan tentukan apakah jawabannya Correct (C) atau Incorrect (C).
1. The lawn needs water every day, or it will turn brown. (C)
Analisa:
Kedua Klausa diatas sudah benar, begitu juga dengan Coordinate Connectornya.
2. The book was not long, it difficult to read. (I)
Analisa:
Klausa kedua tidak memiliki verb (is) dan Connector.
Kalimat yang benar adalah The book was not long, but it is difficult to read.
3. It was raining, so decided not to go camping. (I)
Analisa:
Klausa/kalimat kedua tidak memiliki Subject. Tapi sudah memiliki connector, so.
Kalimat yang benar seharusnya adalah It was raining, so I decided not to go camping.
4. The material has been cut, and the pieces have been sewn together.(C)
Analisa:
Kedua kalimat/klausa sudah benar begitu juga dengan connectornya
5. The patient took all the medicine, he did not feel much better.(I)
Analisa:
Kedua kalimat/klausa diatas sudah benar, tapi belum ada connectornya.
Kalimat yang benar seharusnya adalah The patient took all the medicine, but he did not feel much better.

Sumber :

Jumat, 30 November 2012

Peluang Bisnis Rumah Makan Tradisional


BAB 1
PENDAHULUAN
1. 1 Latar Belakang
Wirausaha adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan bisnis serta mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat guna meraih kesuksesan. Para wirausaha adalah individu-individu yang berorientasi pada tindakan, bermotivasi tinggi, dan bersedia mengambil resiko dalam mengejar tujuannya. Itulah yang sangat dibutuhkan agar tidak banyak orang yang mengharap pekerjaan dari orang lain, tetapi merak membuka peluang kerja untuk orang lain. Dan yang berani membuka sebuah usaha adalah orang yang cerdas membaca keadaan.
Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Dari waktu ke waktu, hari demi hari, minggu demi minggi selalu mencari peluang untuk meningkatkan usaha dan kehidupannya. Ia selalu berkreasi dan berinovasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi dan berinovasilah semua peluang dapat diperolehnya.
Dalam berwirausaha diperlukan keberanian dalam mengambil langkah berbisnis, kecermatan melihat peluang yang baik dalam berbisnis., serta memanfaatkan media yang ada dalam mempromosikan produknya.
Terdapat beberapa masalah yang sering terjadi dalam berwirausaha diantaranya adalah:
1.      Modal
2.      Menunda Mulai Bisnis
3.      Sepi Pelanggan 
4.      Kesulitan Meningkatkan penjualan
5.      Gagal Melakukan Marketing Yang Jitu
Setelah mengenal apa itu berwirausaha, maka disini penulis akan mengulas mengenai bisnis rumah makan tradisional. Karena pada dasarnya sering ditemukan banyak orang yang mulai jenuh dengan makanan yang berasal dari negeri orang lain. Oleh karena itu bisnis rumah makan tradisional sedikit demi sedikit akan menjanjikan
1. 2 Tujuan Penulisan Makalah

1.      Untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia 2 (Softskil) yaitu penulisan ilmiah dengan tema wirausaha
2.      Untuk memberikan gambaran kepada pembaca bahwa dunia bisnis sangat luas serta menjanjikan
3.      Untuk memberikan gambaran kepada pembaca bahwa bisnis rumah makan tradisional memiliki peluang yang besar
4.      Untuk memberikan wawasan bahwa pemasaran atau promosi produk dapat dilakukan dengan berbagai cara.
BAB 2
HIPOTESA
2.1 Prospek Bisnis Rumah Makan Tradisional
Usaha rumah makan tentu memiliki prospek yang cerah, karena semua orang perlu makan, walaupun terkadang kita harus bersaing dengan makanan negeri orang lain. Tapi disini, Kuncinya adalah inovasi untuk memperoleh keunggulan. Oleh karena itu, kita perlu cerdas dalam mengelolah bisnis yang kita buat. Selain cita rasa yang harus dapat bersaing dengan makanan luar negeri, kita pun harus dapat mengemas semuanya secara lebih menarik lagi karena pada awalnya yang akan dilihat adalah penampilan awalnya, bukan langsung ke isinya. Dan dalam bentuk penampilan makanan tersebut, ruang makan tersebut, bahkan benda-benda yang ada diruangan tersebut juga akan mempengaruhi tingkat keinginan konsumen untuk datang.
                  Bisnis rumah makan merupakan gabungan dari dua jenis usaha yakni produksi dan layanan jasa. Jadi, seandainya anda tertarik mendirikan bisnis kuliner, harus memiliki sifat melayani terlebih dahulu. Berikut ini manajemen rumah makan :
1.      Pelayanan
Salah satu point manajemen rumah makan adalah pelayanan terhadap pelanggan. Biasakan bersapa dengan pelanggan dengan pelayanan yang prima. Hal itu akan berdampak pada kepuasaan pelanggan. Walaupun rumah makan tradisional, jika anda memberikan layanan yang baik, maka pelanggan akan datang lagi dilain hari. Dan mungkin rumah makan yang kita buat akan direkomendasikan ke yang lainnya.
2.      Produk
Produk utama rumah makan adalah kuliner dan kemasannya. Makan dan minuman yang diolah biasa saja tidak akan memberi kesan sama sekali. Namun juka makan dan minuman dikemas lebih bervariasi, itu akan menimbulkan citra baru yang menarik perhatian.
3.      Miliki produk andalan
Elemen itu penting sebagai diferensial produk yang membedakan dengan rumah makan yang lainnya, agar tak jenuh dengan menu yang sama, secara berkala anda dituntut kreatifitasnya menciptakan produk baru.
4.      Pelayanan yang cepat
Bisnis rumah makan secara tidak langsung berkaitan dengan jam makan manusia, perut lapar tak mungkin disuruh menunggu lama. Dalam hal ini pelayanan rumah makan dituntut cepat dalam melayani pelanggan yang datang. Pelayanan yang lama akan memberikan kesan yang negatif dari pelanggan.
5.      Tata letak
Makan diluar rumah merupakan kebutuhan bagi konsumen modern, mereka sengaja datang dari luar rumah menuju rumah makan tidak hanya sekedar makan siang maupun makan malam saja, melainkan mencari suasana lain, suasana tradisional yang mungkin sudah mulai jarang terlihat di ibu kota.
     
Prinsip rumah makan yang baik adalah yang menjadi leader bukan follower atau pengikut. Menjadi leader akan jauh lebih mudah mencari pelanggan baru. Agar rumah makan terhindar dari kesan follower, sebaiknya menerapkan konsep diferensiasi produk. Yang dimaksud dari diferensiasi produk adalah kegiatan menciptakan sebuah produk yang sesuai dengan brand rumah makan guna membedakan produk anda dengan produk dari rumah makan lain.
Selain itu, tahapan yang pertama kali dikerjakan setelah menjalankan usaha kuliner berupa rumah makan, adalah membangun brand image, atau merk dagang. Fungsi brand image rumah makan adalah agar usaha yang kita buat dikenal secara utuh dan produknya diterima oleh konsumen. Membangun brand image rumah makan, sebetulnya sangat mudah, hanya diperlukan promosi yang gencar. Bentuk dari promosi rumah makan yang baru antara lain memberikan diskon untuk paket menu tertentu, katu member dan layanan plus lainnya.


BAB 3
PENUTUP
3.1 Simpulan
Usaha rumah makan tradisional tentu memiliki prospek yang cerah, karena semua orang perlu makan. Kuncinya adalah inovasi untuk memperoleh keunggulan. Karena kreativitas seseorang dalam mengelola bahan makanan menjadi makan yang lezat dan digemari pelanggan akan terus berkembang. Oleh karena itu, sebelum membuka  bisnis rumah makan tradisional kita harus mampu membuat inovasi baru, yang mampu menjawab kebutuhan dan kepuasan para konsumen.
Salah satu faktor yang dapat memperluas bisnis ini adalah semakin banyaknya rumah makan asing yang berasal dari negeri orang lain yang membuat rumah makan tradisional menjadi sulit untuk ditemui. Dan kebutuhan konsumen lokal maupun internasional yang ingin menikmati makanan yang dibuat oleh negeri sendiri dan yang memiliki ciri khas khusus.